Kebersihan Lingkungan Kampus Peradaban Cermin Moral Mahasiswa

Kampus bersih menjadi dambaan setiap masyarakat kampus karena lingkungan yang sehat memberi pengaruh yang baik pada berlangsungnya tiap kegiatan yang diselenggarakan di kampus. Kebersihan area kampus menjadi tanggung jawab bersama, terutama mahasiswa. Menjaga kebersihan kampus dimulai dari kesadaran dari dalam diri masing-masing mahasiswa untuk menerapkan kebiasaan hidup bersih di kampus. Seperti julukan yang disematkan pada mahasiswa sebagai Agent of Change atau agen yang membawa perubahan, harapannya mahasiswa mampu memberikan perubahan yang berdampak pada masyarakat. Perubahan tidak harus selalu hal besar asalkan konsisten agar memberikan dampak yang luas bagi sekitar. Salah satu yang dapat dilakukan adalah tidak membuang sampah sembarangan. 

UIN Walisongo Semarang sebagai Universitas Riset Terdepan untuk Kemanusiaan dan Peradaban menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran IPTEKS yang berbasis kesatuan ilmu pengetahuan untuk menciptakan mahasiswa yang profesional dan memiliki akhlak karimah. Bentuk kecil dari perwujudan akhlak karimah adalah mampu menghargai lingkungan dengan menjaga kebersihan. Mahasiswa UIN Walisongo seharusnya paham bahwa Allah SWT sangat menyukai kebersihan, sesuai hadis yang berbunyi:

تَنَظَّفُوْا بِكُلِّ مَا اِسْتَطَعْتُمْ فَاِنَ اللهَ تَعَالَي بَنَي الاِسْلاَمَ عَلَي النَظَافَةِ وَلَنْ يَدْخُلَ الْجَنَّةَ اِلاَ كُلُّ نَظِيْفٍ

Artinya: "Bersihkanlah segala sesuatu semampu kamu. Sesungguhnya Allah ta'ala membangun Islam ini atas dasar kebersihan dan tidak akan masuk surga kecuali setiap yang bersih." (HR Ath-Thabrani).

Oleh karena itu, tidak ada alasan untuk tidak menjaga kebersihan bahkan dari hal terkecil yaitu membuang sampah pada tempatnya. Dimulai dari diri sendiri kemudian perlahan mengajak teman untuk saling menjaga kebersihan lingkungan kampus. Lingkungan kampus yang bersih mendukung kenyamanan proses belajar. Kebersihan lingkungan di UIN Walisongo menjadi cermin moral pada mahasiswa, meskipun sebagian mahasiswa masih belum sadar akan rasa kepemilikan terhadap kampus tercinta  UIN Walisongo  sehingga tak acuh dengan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan kampus dan menganggap bahwa kebersihan di lingkungan kampus adalah tugas staff kebersihan. Dengan mengajak teman untuk lebih peduli lingkungan dari hal terkecil harapannya semakin banyak mahasiswa yang sadar bahwa kebersihan kampus merupakan tanggung jawab bersama bukan semata milik petugas kebersihan saja. Tanggung jawab akan kebersihan kampus menjadi bagian dari moral seorang mahasiswa yang seringkali kurang diperhatikan padahal berdampak pada perubahan apabila dilakukan secara konsisten. 

 #UIN Walisongo #Semarang #Kebersihan #recovertogether #recoverstronger #G20

UIN Walisongo Semarang

Comments

Post a Comment

Popular Posts